Anak 3 sampai 4 tahun
- Baru mulai memegang pensil dan crayon
- Coretannya masih bebas tanpa arah
- Perlu latihan garis, lengkung, dan zig-zag
Tulisan yang rapi berawal dari tangan yang siap. Paket ini melatih keduanya berurutan, dari cara memegang pensil sampai menyalin kalimat di garis empat.


Lembar asli dari dalam paket Menulis dilatih berurutan: kekuatan tangan dan cara memegang pensil, menebalkan garis serta pola, tracing huruf dengan titik yang menipis, menulis huruf mandiri di garis empat, yaitu buku halus berbaris untuk melatih tinggi rendah huruf, menyalin kata bertema, lalu menyusun dan menyalin kalimat sederhana.
Orang tua biasanya menilai tulisan anak dari hasil akhirnya: huruf yang terbalik, ukuran yang naik turun, atau garis yang keluar dari baris. Padahal penyebabnya sering ada jauh sebelum huruf ditulis, yaitu di otot jari yang belum siap dan cara memegang pensil yang terlanjur salah.
Paket ini diawali dengan 60 latihan membuat garis dan pola, serta 20 permainan tanpa layar untuk memperkuat otot tangan anak. Setelah motorik halusnya siap, anak baru mulai menebalkan huruf A sampai Z yang disediakan dalam tiga tingkat ketebalan titik, sehingga bantuan berkurang perlahan sampai anak menulis mandiri.
Tahap berikutnya berjalan rapi: memasangkan huruf besar dengan huruf kecil, menulis huruf mandiri di garis empat, menyalin kata bertema rumah, hewan, dan buah, menulis 100 kata tematik, menyusun kalimat pertama, lalu menyalin 50 kalimat harian. Di ujungnya ada satu lembar khusus yang selalu disukai anak, yaitu menulis namanya sendiri.
Tiga kondisi tangan dan usia yang paling terbantu.
Perhatikan titik bantuannya menipis dari lembar pertama sampai anak menulis kalimat sendiri.
Enam belas materi yang mengurut dari kesiapan tangan sampai kalimat, termasuk poster dan panduan orang tua.
60 latihan garis dan pola, sepuluh pola coretan pertama, serta 20 permainan motorik halus tanpa layar.
Huruf A sampai Z dalam tiga tingkat ketebalan titik, angka 1 sampai 20 dengan arah panah yang mencegah huruf terbalik, dan kartu tracing yang bisa dipakai ulang.
Pasangan huruf besar dan kecil, menulis huruf tanpa titik di garis empat, menulis kata bertema, dan 100 kata tematik.
Menyusun kalimat sederhana dari kata yang sudah dikuasai, lalu menyalin 50 kalimat harian anak dengan rapi.
Poster tinggi huruf, peta gerakan tangan, diagnostik kesiapan menulis 15 menit, dan panduan mengajar menulis dengan tenang.
Jago Pegang Pensil
Pola Pra-Menulis
Tracing A-Z Lengkap
Tracing Angka 1-20
Kartu Tracing Angka Laminating-Ready
Huruf Besar dan Kecil
Lepas Titik: Menulis Huruf Mandiri di Garis Empat
Menulis Kata Bergambar
Kata Pertamaku
Kalimat Pertamaku
Menyalin Kalimat Rapi
Tinggi Huruf yang Benar
Peta Gerakan Tangan
Panduan Ortu
Resep Motorik Halus
Coretan Pertama Kartu tracing angka dirancang untuk dilaminating, jadi bisa ditulis ulang dengan spidol dan dipakai berkali-kali.
Menulis membutuhkan energi besar bagi tangan anak. Supaya ia tidak cepat lelah dan bosan, materinya dipakai dalam porsi kecil yang konsisten.
Diagnostik 15 menit menunjukkan apakah anak perlu menguatkan tangan dulu atau sudah bisa masuk tracing huruf.
Satu lembar sehari lebih baik daripada lima lembar sekali duduk. Tangan anak butuh istirahat untuk membentuk kebiasaan gerak.
Mulai dari titik tebal, pindah ke titik tipis, lalu ke garis empat kosong. Turunkan hanya bila hurufnya sudah stabil.
Poster tinggi huruf dan peta gerakan tangan menjadi pengingat visual, sehingga Anda tidak perlu mengoreksi lisan terus menerus.
Lembar menulis nama dipakai sebagai perayaan kecil. Anak paling bangga saat bisa menulis namanya dengan rapi.
Tiga hal yang membuat latihan menulis Lilo terasa berbeda saat dipakai.
Anak yang jarinya belum kuat akan menulis dengan menekan seluruh lengan. Latihan pola dan permainan tangan mengurangi kelelahan itu.
Setiap huruf dan angka punya arah panah yang sama di seluruh lembar, sehingga anak membentuk satu kebiasaan gerak, dan huruf terbalik makin jarang muncul.
Lembar tracing huruf disertai kata contoh, jadi anak menyebut bunyinya sambil tangannya bergerak.
Wajar sampai sekitar usia enam tahun. Yang membantu adalah arah gerak yang konsisten, dan lembar tracing di paket ini memakai arah panah yang sama di semua huruf serta angka.
Kertas HVS biasa sudah cukup. Untuk kartu tracing angka, kertas yang sedikit lebih tebal atau laminating membuatnya awet dipakai ulang.
Cocok. Latihan pola dan garis empat berlaku sama, dan panduan orang tuanya memuat catatan posisi kertas yang lebih nyaman untuk anak kidal.
Pendekkan sesi menjadi sepuluh menit dan selingi dengan permainan motorik halus di dalam paket. Anak tetap berlatih tangan tanpa merasa sedang disuruh menulis.
Bisa. Lembar Nama Aku dirancang untuk diisi dengan nama anak sebelum dicetak, jadi ia berlatih menulis namanya sendiri.
Sebagian iya, karena anak menyalin kata dan kalimat yang bisa ia baca. Untuk jalur membaca yang utuh, bahannya ada di Bundle Bisa Baca Sebelum SD.
Tulisan rapi tumbuh dari tangan yang siap, dan itulah isi paket ini. Kelas di bawah menambahkan koreksi langsung dari tutor saat anak menulis, sementara dua paket di sebelahnya melengkapi sisi membaca dan berhitungnya.
Enam belas materi yang mengurut dari genggaman pensil sampai kalimat rapi.